Motor Nyeleneh dari Jawa Tengah

Posted in: Modifikasi Motor, Obrolan | Posted by: anis | Date: 24 July, 2009

0847067p

KOMPAS.com — Jawa Tengah kini lagi dilanda modifikasi motor yang nyeleneh. Perhatikan deh, dua unit dari Purwokerto dan Solo ini, sudah enggak ketahuan aslinya. Semuanya, sama sekali dibikin baru dan hanya untuk seorang diri.

Kombinasi Drag dan Minerva Sach
Seperti karya Bambang Harsono, pemilik Custom World dari Purwokerto. Yamaha Mio Sporty 2008 ini hanya tinggal mesin, sementara yang lain dirancang ulang. Modelnya, kombinasi European Drag Scoot dengan Minerva Sach MadAss.

Alasan Bambang, modifikasi low rider sudah biasa dan monoton. “Kali ini saya bikin konsep yang lain dari biasa. Skutik telanjang ala European Drag,” papar Sonny—sapaan karib Bambang.

Desain rangka yang menyatu menjadi tangki bahan bakar mirip dengan Minerva MadAss. Bahannya dari pipa biasa. Cuma diameter untuk rangka tengah, kata Bambang, cukup besar untuk menjaga agar kuat menopang dimensi motor. Selain, sekaligus dijadikan tangki bensin.

Sementara drag look tergambar dari setang yang ramping, dicomot dari variasi sepeda. Di sini tekukannya dipotong beberapa sentimeter agar lebih sempit lagi. Yang nempel hanya perangka (handel dan tuas) rem dan gas.

Untuk kedua roda, juga dibikin mendekati drag. Depan pakai 12 inci dan belakang 14 inci yang dibalut ban slick. Boleh juga.

Mesin tegak
Lebih nyeleneh lagi karya Paris SA. Dari Yamaha V80 bikinan 1980 ini, sama seperti Bambang, juga hanya mesin dan posisinya pun tegak lagi. Bukan mau tampil beda saja, tapi karena jarak roda depan dan belakang memang dibikin semeter. “Ringkas dan tak makan tempat parkir,” ujar warga Sidorejo, Mojosongo.

Untuk sasis menggunakan pipa 3 mm yang didesain model sepeda dan backbone sebagai tangki minimalis yang terbuat dari pelat 0,9 mm. Isinya, cuma bisa dua liter.

Paling ekstrem, posisi mesin dibikin tegak 90 derajat. Beberapa bagian perlu dimodifikasi lagi. Seperti leher angsa mendongak namun posisi karbu tetap tegak, tak ikut berdiri. Efeknmya, suplai bensin jadi tetap lancar.

Bagaimana dengan klep dan suplai oli? “Enggak masalah. Ini kan mesin 2-tak, tak ada klep di silinder head. Jadi, kalau ditegakin enggak ada efek apa-apa,” bela pemilik Paris Solo Modified ini. (Andika, Gombak)

Sumber : Kompas.com

Tags: ,

One Response to “Motor Nyeleneh dari Jawa Tengah”

  1. ncfyxhow Says:

    ZqkvC2 ysxyiswbiwgn, [url=http://wetkrbvjqhrb.com/]wetkrbvjqhrb[/url], [link=http://xgtiwrqjlbwi.com/]xgtiwrqjlbwi[/link], http://oalzpnilhmdi.com/

Leave a Reply